// Toko Buku Buruh Membaca: Harry A Poeze
Showing posts with label Harry A Poeze. Show all posts
Showing posts with label Harry A Poeze. Show all posts

Madiun 1948: PKI Bergerak

Judul: Madiun 1948: PKI Bergerak
Penulis: Harry A Poeze
Penerbit: Yayasan Obor
Cover: Soft
Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 125.000



Pada tanggal 10 Agustus 1948, Moeso kembali ke Indonesia. Sejak tahun 1926, sesudah pemberontakan komunis, ia menghilang, ke Moskow dan mengabdikan dirinya pada Komintern -- Komunis Internasional. Pada tahun 1936 sebagai agen rahasia Stalin, dengan sangat rahasia ia tinggal selama enam bulan di Surabaya untuk membangun kembali Partai Komunis Indonesia (PKI). Kemudian ia bermukim di Uni Soviet dengan aktivitas utamanya sebagai penasehat untuk urusan Indonesia.

Sesudah kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, PKI memperoleh

Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia jilid 5: 1950-2007

Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia jilid 5: 1950-2007 
Penulis: Harry A. Poeze
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia 
Bahasa Indonesia
Softcover
Segel ori
Terbitan tahun 2020 
Rp. 130.000 

Review:

Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (Komunis Internasional ke-tiga) dan sesudah 1927 memimpin partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.

Paket lengkap buku Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia jilid 1 - 4

Paket lengkap buku Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia jilid 1 - 4 // Harry Poeze // Segel original

Harga: Rp. 545.000 - Rp. 500.000

Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia jilid 4

Judul: Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia jilid 4
Penulis: Harry Albert Poeze
Penerjemah: Hensri Setiawan
Kondisi: Segel punya
Cover: Softcover
Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 140.000


Review

Jilid 4 ini meliputi periode dramatis setelah pembebasan Tan Malaka sampai ia menghilang pada Februari 1948. Ia mulai dengan menghimpun pendudukannya yang tercerai berai dan pada November 1948 mendirikan partai baru yang bernama Partai Murba. Akan tetapi pembentukan partai terganggu oleh serangan Belanda kedua pada desember 1948. Saat itu Tan Malaka bermarkas di Kediri di bawah perlindungan bataliyon TNI di bawah pimpinan Sabarrudin. Sabarrudin memiliki reputasi buruk sebagai panglima perang yang bengis dan kejam. Di Kediri, Tan Malaka mempersiapkan tentara dan rakyat melakukan perang gerilya terhadap Belanda dengan tujuan Indonesia sebagai negeri Sosialis. Baca selengkapnya dalam buku ini.    

Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia [jilid 3: MAret 1947 - Agustus 1948]

Judul: Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia [jilid 3: MAret 1947 - Agustus 1948]
Penulis: Harry A. Poeze
Penerbit: Yayasan Obor
Cover: Soft
Bahasa: Bahasa
Harga: Rp. 135.000

Tan Malaka [1894-1949] pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern [organisasi komunis revolusioner internasional] dan pasca 1927 mempimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.

Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi

Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia [ jilid 2: Maret 1946-Maret 1947]

Judul: Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia [ jilid 2: Maret 1946-Maret 1947]
Penulis: Harry A. Poeze
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Cover: Soft
Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 135.000

Menjelang kapitatulasi Jepang ia diutus ke Jakarta. Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, toko Tan Malaka yang legendaris ini berkenalan dengan pemimpin-pemimpin Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Ia memberi kesan yang mendalam dan segera terlibat dalam pembentukan kebijakan di tingkat tertinggi. tetapi segera pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan Belanda yang ingin memulihkan kembali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan 'perjuangan' dan bukan jalan 'diplomasi'. Januari 1946 Tan Malaka mendirikan

Tan Makaka, Gerakan Kiri dan revolusi Indonesia [jilid 1: Agustus 1945 - Maret 1946]

Judul: Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia [jilid 1: Agustus 1945 - Maret 1946]
Penulis: Harry A. Poeze
Penerbit: Yayasan Obor
Cover: Soft
Bahasa: Indoensia
Harga: Rp. 135.000

Tan Malaka [ 1894-1949] pada tahun 1942 kembali ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Ketika itu Jepang sudah menduduki Indonesia. Sebagai revolusioner buangan ia bekerja untuk Komintern [organisasi komunis revolusioner internasional] dan

PKI Sibar - Persekutuan Aneh antara Pemerintah Belanda dan Orang komunis di Australia 1943-1945

Judul: PKI Sibar - Persekutuan Aneh antara Pemerintah Belanda dan Orang komunis di Australia 1943-1945
Penulis: Harry A Poeze
Penerbit: Kobam
Cover: Soft
Kertas Bookpaper
Kondisi: Segel Penerbit
Harga: Rp. 85.000

Daftar Isi:


1. Dari lawan jadi rekan, dan kembali jadi lawan
2. Rahasia SIBAR [1947]
3. Tabir Rahasia SIBAR [1948]
4. Wiro Samiardjo [1962]

#PKISibar

Respon cepat 081252787021

Memata-Matai Kaum Pergerakan (Allan Akbar)

Judul buku: Memata-Matai Kaum Pergerakan
Penulis: Allan Akbar
Pengantar: Harry A Poeze
Text Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 55.000



Masa-masa Pergerakan Nasional ramai diwarnai oleh berdirinya organisasi-organisasi nasionalis, rapat-rapat umum, pemogokan buruh dan pemberontakan petani. Untuk membendungnya, pemerintah kolonial membentuk Dinas Intelijen Politik (PID dan ARD) yang bertugas memata-matai dan menangkal aksi-aksi kaum revolusioner.