Kekerasan Anti Tionghoa 1996-1999

Judul: Kekerasan Anti Tionghoa 1996-1999
Penulis: Jemma Purdey
Penerbit: Kobam [vendor]/Pustaka Larasan
Kondisi: Segel punya, baru
Cover: Segel punya
Bahasa: Indonesia
Harga: Rp.

Keterangan

Jumlah etnis keturunan Tionghoa hanya dua sampai tiga persen dari total penduduk Indonesia, tetapi mereka mendominasi sektor ekonomi swasta negeri itu. Tindakan kekerasan terhadap kaum minoritas ini sering terjadi pada masa penjajahan, dan setelah periode yang cukup tenang tindakan kekerasan semacam ini kembali terulang pada tahun-tahun terakhir pemerintahan Orde Baru pimpinan Soeharto. Dalam studi pertama setebal buku mengenai kekerasan terhadap etnis Tionghoa selama kejatuhan
rezim Soeharto, Jemma Purdey menghadirkan analisis antara tahun 1996 hingga 1999 dan proses refleksi kebangsaan sesudahnya yang mencengangkan.

Kerusuhan massa yang menyertai jatuhnya Soeharto bulan Mei 1998 membawa akibat buruh tidak hanya pada etnis Tionghoa, tetapi juga masyarakat pribumi. Penulis menempatkan kekerasan anti-Tionghoa ini pada konteks lebih luas, mem-pertimbangkan berbagai sebab dan peristiwa, dan juga suasana bagaimana kekerasan terjadi. meskipun isu etnis dan ketidakadilan menjadi kajian utama, jemma Purdey menyimpulkan bahwa wacana politik, ekonomi, dan agama memberikan kunci penjelasan kenapa kekerasan tersebut bisa terjadi.