Marhaen dan Wonk CIlik

Judul: Marhaen dan Wonk Cilik
Penulis: Retor A.W. Kaligis
Penerbit: Marjin Kiri
Bahasa: Indonesia
Cover: Softcover
Kondisi: Baru, Segel
Harga: Rp. 80.000

Keterangan:


Tidak seperti sejarah nasionalisme bangsa-bangsa Eropa yang lebih didasarkan pada kesamaan bahasa atau suku, nasionalisme Indonesia lahir di atas fakta keanekaragaman suku, bahasa, budaya, dan keyakinan, yang dipersatukan oleh suatu rasa senasib sepenanggungan sebagai bangsa terjajah. Dengan demikian, maka proyek keadilan sosial dan pembebasan dari kemiskinan adalah bagian integral dari nasionalisme Indonesia. Tapi bagaimanakah partai-partai nasionalis memaknai upaya pembebasan rakyat kecil ini sepanjang sejarahnya?

PKI memakai istilah "marhaen" sebagai upaya identifikasi mereka pada rakyat kecil. Istilah "marhaen" sendiri dipopulerkan oleh Soekarno sebagai reaksi atas kebijakan Hindia Belanda menggencarkan liberalisasi ekonomi melalui pembukaan sektor perkebunan dan pertambangan bagi kapitalisme asing. Sementarta istilah "wong cilik" mulai dipopulerkan PDI-Perjuangan pada akhir 1980an sebagai reaksi atas kebijakan ekonomi Orde Baru yang melahirkan konglomerasi di Indonesia, dan masih terus digunakan oleh PDI-Perjuangan pasca Orde Baru.

Buku ini melacak bagaimana partai-partai nasionalis menjadikan permasalahan rakyat kecil sebagai dasar perjuangan mereka di titik manakah mereka berhasil dan di manakah yang tidak; apa saja kendala internal dan eksternal dalam percaturan politik riil tiap-tiap era yang dibahas? Sebuah bacaan penting untuk memahami perpolitikan Indonesia zaman ini.