Politik Luar Negeri China Era Mao [kiri] dan Materialisme Historis [kanan]

Judul: Politik Luar Negeri China Era Mao [kiri] dan Materialisme Historis [kanan]
Penerbit: Pustaka Hikmah
Cover: Softcover
Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 25.000 [kiri], Rp. 40.000 [Kanan]

Sinopsi Buku Kiri:

Selama "Periode Bandung" upaya As untuk menjegal China, disertai penggantian kekuasaan  kolonial Eropa dengan negara neokolonial dominasi As. Politik luar negeri China dibawah pengaruh Zhou Enlai, berupaya membangun alienasi dengan negara-negara sosialis dan bekas jajahan dengan panji-panji anti-imperialisme. Politik ini secara praktek menekankan dukungan pada rezim borjuasi nasional, seperti Indonesia dan India, namun mengurangi dukungan pada perjuangan revolusioner.


Pada dasawarsa 1950 an ini, ketika banyak negara keluar dari kolonialisme berupaya mempertahankan kemerdekaannya mereka menghadapi pelbagai konflik dengan sisa kekuasaan kolonial Eropa dan imperialisme AS. China berupaya menyatukan negara-negara ini dengan suatu program, yakni mengembangkan dukungan timbal balik dan perlindungan umum melawan imperialisme. Strategi diplomatik ini mencapai puncaknya pada Konferensi Bandung dan pembentukan negara-negara non blok.

Sinopsis Buku Kanan: