Prison Notebooks (Catatan-Catatan dari Penjara) -- Antonio Gramsci

Judul: Prison Notebooks (Catatan-Catatan dari Penjara)
Penulis: Antonio Gramsci
Penerbit: Pustaka Pelajar
Cover: Softcover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Segel, baru
Harga: Rp. 150.000

Diskon 10%

Keterangan Prison Notebooks memang tidak pernah berhenti menantang secara intelektual. Di balik bahasanya yang awalnya "menakutkan", idiosinkratik, bahkan kadang samar, kita akan menemukan wawasan cemerlang terhadap kehidupan sosial dan politik modern yang tersebar di seluruh catatan itu. Dari catatan inilah kita bisa membangun visi koheren atas materialisme historis dan jenis politik yang cocok untuk proyek demokratisasi dan emansipatoris.

Lewa buku ini Gramsci memaparkan ontologi sosial yang berorientasi proses atau teori tentang realitas sosial. Mengutip salah satu pernyataan terkenal Marx, Gramsci menunjukkan bahwa orang membuat sejarah mereka sendiri. Akan tetapi, orang tidak boleh sekedar melakukannya dengan cara yang mereka suka, namun harus selalu memulai dari nol. Mereka adalah aktor-aktor sosial yang tertempatkan secara historis, yang identitas sosial mereka, pemahaman diri mereka dan kapasitas untuk bertindak mereka, secara mendalam terbentuk oleh hubungan sosial di mana mereka menjalani kehidupan mereka, dan yang mereka hadapi sebagai warisan historis dari praktik-praktik sosial produktif dari generasi sebelumnya.

Gramsci memang seorang Marxis, tetapi -- yang lebih penting
-- ia adalah seorang Marxis yang sangat aneh. Saat interpretasi mekanistis dan deterministis atas materialisme historis mendominasi gerakan sosialis di Eropa kala itu, Gramsci justru melihat Marx sebagai teoritisi dialektis atas aksi sosial yang bertujuan dan atas pengembangan diri secara kolektif. Seolah-olah menekankan identifikasi Marxisme dengan penentuan nasib sendiri secara sosial.

Bagi Gramsci, manusia adalah apa yang mereka lakukan, berdasarkan situasi mereka dalam konteks sosial historis tertentu. Akan tetapi, konteks ini bukan hubungan determinasi satu arah dan juga tidak statis, karena manusia terus-menerus mereproduksi atau mengubah diri dan dunia mereka melalui aktivitas sosial kolektif mereka. Inilah dinamika dan dialektika manusia. Inilah yang membuat Prison Notebooks sebagai karya abadi.