Penjara ke Penjara (jilid 2)

Judul: Penjara ke Penjara (Jilid 2)
Penulis: Tan Malaka
Penerbit: LPPM Tan Malaka
Cover: Softcover
Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 70.000

Dialog Tan Malaka dengan Intel Inggris di Hongkong 1932:

Bersama tuan Thomson dan Murphy saya dibawa ke suatu kamar berhadapan dengan I.S. Nama kepala I.S. saya sudah lupa, tetapi dikenal dengan mata palsunya. Sebelum matanya hilang diganti dengan kaca. Setelah sebentar saya didik, saya diberitahukan oleh:

Mata Kaca: "Tuan mesti berangkat".
Saya: "Kemana?"
Mata Kaca: "Kami tiada tahu"
Saya: "Bolehkah saya pergi ke Inggris?"
Mata Kaca: "Tidak"
Saya: "Dalam parlemen cuma satu orang wakil komunis"
Mata Kaca: "Tidak perlu tuan tambah lagi"

Saya: "Bukankah aturannya pemerintah Inggris biasanya menyediakan lebih dahulu tempat pembuangan dan menanggung jawab keselamatan orang buangan itu selama berada di jalan menuju ke tempat pembuangan yang seharusnya sudah ditetapkan lebih dahulu itu?"

      Semuanya mengangkat bahu.

Saya: "Kenapa saya tiada mendapat perlakuan seperti biasa menurut peraturan Inggris?"
Mata Kaca: "You are Tan Malaka"

Rupanya karena memang saya Tan Malaka, saya tiada mempunyai hak buat mempergunakan ahli hukum sebagai pembela; tiada berhak dihadapkan kepada pengadilan umum [publik trial]; tiada berhak atas perlindungan [right of asyim], pun tiada berhak untuk dibuang ke tempat yang aman di jalan dan di tempat pembuangan. Karena saya tiada diizinkan memakai ahli hukum, maka tiadalah pula dapat saya mengetahui apakah tidak ada bagian Tiongkok yang mau mengizinkan saya masuk.