Kritik Ideologi (Menyingkap Pertautan Pengetahuan dan Kepentingan Bersama Jurgen Habermas)

Judul: Kritik Ideologi (Menyingkap Pertautan Pengetahuan dan Kepentingan Bersama Jurgen Habermas)
Penulis: F. Budi Hardiman
Pengantar: Fransz Magnis Suseno
Penerbit: Kanisius
Cover: Softcover
Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 55.000

Keterangan


Keyakinan dominan bahwa ilmu pengetahuan bersifat value-free dan disinterested mendapat goncanagan yang keras dari filsuf jerman kontemporer, Jurgen Habermas. Penerus Teori Kritis Mazhab Frankfurt ini bahkan menelanjangi kepentingan-kepentingan yang beroperasi du dalam sains modern. Buku ini merupakan sebuah ulasan komprehensif atas Teori Kritis Habermas pad apermulaan karir intelektualnya. Setelah mulai dengan ulasan tentang akar-akar scientism dalam pemikiran Barat, penulis mengulas secara komprehensif inti pemikiran Mazhab Frankfurt dan paradigma baru yang dibawa oleh Habermas. Bagian pokok buku ini merupakan sebuah upaya untuk menyelami kritik ideologi yang dipraktikkan Habermas, dengan membongkar kepentingan teknis ilmu-ilmu alam, kepentingan praktis ilmu-ilmu kemanusiaan dan kepentingan emansipatoris ilmu-ilmu kritis, seperti teori-teori Marxis dan psikoanalisis Freud. Dengan jalan ini Habermas menerobos jalan pembaruan Teori Kritik Masyarakat dengan paradigma komunikasi.

Sebuah buku yang memberi road map rinci dan mendasar bagi mereka
yang hendak mempelajari flsafat sains kontemporer, ilmu-ilmu sosial kritis dan berbagai problem kemanusiaan dalam masyarakat akibat dominasi sistem ekonomi kapitalis, sepert: alienasi, marginalisasi sosial dan hegemoni sains.

"Buku saudara Budi Hardiman sejauh saya ketahui merupakan publikasi pertama dalam bahasa Indonesia yang menyajikan pemikiran Jurgen Habermas tentang pengembangan sebuah teori kritik masyarakat secara cukup rinci dan mendalam. memang sudah waktunya bahwa pemikiran Jurgen Habermas diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia yang berminat. Oleh karena itu saya menganggap buku ini penting. Apabila kita ingin mendapat sebuah perspektif kritis dan mendalam tentang tantangan yang dihadapi manusia dalam kemanusiaannya dalam masyarakat industri yang sedang berkembang kita perlu memperhatikan analisis-analisis kritis Jurgen Habermas." [Fransz Magnis Suseno- pada kata pengantar]