Hidup Bagaikan Mengalirnya Sungai [ Wanita dalam perjuangan anti-kolonial Malaya]


Judul buku: Hidup Bagaikan Mengalirnya Sungai [ Wanita dalam perjuangan anti-kolonial Malaya]
Penulis: Agnes Khoo
Penerbit: Hasta Mitra
ISBN: 978-979-8659-47-8
Jenis Cover: Soft Cover
Halaman: 378 halaman
Text Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 70.000  


Ini sebuah kisah yang tiada duanya,s ebuah sejarah lisan yang disampaikan kepada Agnes Khoo oleh 16 wanita dari Thailand, Malaya dan Singapore, mengenai peranan yang dimainkan oleh wanita selama perang gerilya yang berlangsung 40 tahun di Semenanjung Malaya-Thailand. Peperangan itu, yang berakhir pada tahun 1989 debfab dicapainya Perjanjian Perdamaian, Haadyai antara pasukan gerilya dan pemerintah-pemerintahan Malaysia dan Thailand, merupakan suatu fase dalam suatu perjuangan anti-penjajagan yang panjang yang dimulai di bawah rezim Inggris dan menjadi semakin kuat selama pendudukan bala-tentara Jepang.

Kebanyakan dari wanita itu, baik yang beretnik Cina maupun Malaya, hidup dengan latar belakang kemiskinan, dan kisah mereka tidak saja menggambarkan kehidupan mereka di dalam hutan, melainkan juga alasan mereka bergabung dengan kaum gerilya itu, dan kesulitan yang mereka alami di dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan baru setelah berakhirnya peperangan itu.

Banyak dari kaum veteran itu kini hidup dalam Kampung ke Kampung Perdamaian di bagian Selatan Thailand.